Home / Blog / Peraturan Akademik

Peraturan Akademik

Update : 2019-11-25
Berikut adalah peraturan-peratuan akademik untuk seluruh mahasiswa mahad Abdurrahman Bin Auf - Universitas Muhammadiyah Malang :

Peraturan Umum
  1. Setiap mahasiswa diwajibkan memegang teguh prinsip dan etika Islami, mengenakan pakaian/ busana yang sesuai dengan kapasitasnya sebagai mahasiswa Muslim
  2. Mahasiswa diwajibkan berada di kelas sekurang-kurangnya 5 menit sebelum perkuliahan dimulai
  3. Tidak diperkenankan menggunakan kaos oblong di lingkungan Ma’had (Kampus)
  4. Diwajibkan menjaga keamanan bersama
  5. Diwajibkan menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan Ma’had
  6. Diwajibkan menggunakan bahasa Arab di area Ma’had
  7. Dilarang mengenakan dan membawa atribut partai politik di lingkungan Ma’had
  8. Dilarang keras membawa senjata tajam (sejam) jenis apapun di area Ma’had
  9. Dilarang keras membawa dan merokok di area Ma’had, lebih-lebih obat-obatan terlarang (Narkoba)
  10. Siapapun diantara mahasiswa yang didapati oleh manajemen ma’had bahwa yang bersangkutan terbukti melanggar point 7, 8 dan atau 9 atau melakukan tindak kriminal, maka pihak manajemen berlepas diri dan secara otomatis dikeluarkan dari Ma’had
Tata Tertib Akademi
A. Mahasiswa diwajibkan: 
  1. Mentaati peraturan akademik yang berlaku;
  2. Mengikuti seluruh perkuliahan dan praktikum bahasa serta tugas-tugas akademik lainnya;
  3. Menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi dan pergaulan di lingkungan Ma’had Abdurrahman Bin ‘Auf
  4. Memiliki buku paket yang telah ditentukan untuk setiap level (mustawa);
  5. Hadir minimal 5 menit sebelum perkuliahan dimulai.
B. Mahasiswa dilarang :
  1. Terlambat masuk kuliah dan/atau meninggalkan kuliah sebelum kuliah berakhir tanpa izin dosen;
  2. Meninggalkan ruang kuliah di saat dosen tidak hadir atau terlambat;
  3. Masuk kelas jika terlambat kurang dari 15 menit kecuali diizinkan oleh dosen, keterlambatan diatas 15 menit harus mendapatkan persetujuan Office Assistance dan diijinkan masuk pada pergantian jam berikutnya;
  4. Berbuat curang dalam ujian dan tugas-tugas akademik lainnya;
  5. Berbicara di lingkungan kampus kecuali dengan bahasa Arab.

Tata Tertib Muamalah dan Pakaian
A. Mahasiswa hendaknya :
  1. Memegang teguh visi dan misi Lembaga;
  2. Bertutur kata, bersikap dan bertingkah laku sopan, santun dan Islami kepada orang lain;
  3. Bersikap tasâmuh dan saling menghormati terhadap perbedaan pendapat khususnya dalam masalah-masalah furû’ dan ijtihâdiy;
  4. Berpakaian Islami, rapi, sopan dan menutup aurat secara sempurna;
  5. Khusus Putra, memakai celana panjang dan atasan baju koko, kemeja atau kaos berkerah
  6. Untuk Putri, memakai busana muslimah yang menutup aurat, tidak transparan dan tidak ketat
  7. Bertata rias rapi, sopan, tidak mencolok dan tidak berlebihan;
B. Mahasiswa tidak diperkenankan :
  1. Melakukan segala jenis tindakan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip al-akhlâq al-karîmah serta visi dan misi Lembaga;
  2. Khalwat dengan lain jenis yang bukan mahramnya;
  3. Merokok dan atau mengkonsumsi narkoba dan segala jenis obat-obatan terlarang.
  4. Memakai kaos oblong, celana yang ketat dan atau celana dengan lutut terbuka.
  5. Memakai sarung, jubah/ gamis panjang dan sorban (bagi laki-laki)
  6. Memakai sandal jepit atau sandal sepatu di saat kuliah;
  7. Memakai pakaian, tas dll., yang bertuliskan semboyan atau jargon-jargon yang bertentangan dengan ajaran agama Islam;
  8. Memakai pakaian, tas, dll., dengan label/gambar yang menjurus kepada pornografi;
  9. Memakai asesoris yang tidak semestinya dan mengarah kepada tasyabbuh dengan lawan jenis atau tasyabbuh dengan orang non muslim
  10. Memelihara rambut panjang melebihi bahu (bagi laki-laki).
Tata Tertib Lingkungan
A. Mahasiswa diwajibkan:
  1. Menjaga kebersihan, keindahan, ketertiban, keamanan dan ketenangan kampus, termasuk segala fasilitas yang ada
  2. Membuang sampah di tempat yang telah disediakan, sesuai dengan jenisnya masing-masing.
  3. Menjaga dan Merawat fasilitas pembelajaran yang ada di lingkungan Ma’had Abdurrahman Bin ‘Auf
  4. Memarkir kendaraan di tempat yang telah disediakan/ ditentukan;
B.Mahasiswa dilarang:
  1. Membuang sampah sembarangan;
  2. Mencoret dan menempel segala sesuatu tidak pada tempat yang semestinya
  3. Membawa senjata api dan/atau senjata tajam, rokok, obat-obatan terlarang, serta benda lain yang tidak ada kepentingannya dengan pembelajaran di Ma’had Abdurrahman Bin Auf;
Tata Tertib di Dalam Kelas
  1. Masa toleransi keterlambatan adalah sepuluh (10) menit setelah bel berbunyi/waktu masuk.
  2. Jika terlambat lebih dari sepuluh (10) menit, mahasiswa dianggap absen namun diberi kesempatan mengikuti perkuliahan agar mendapatkan manfaaat, dan absensi akan dikalkulasikan di setiap akhir semester sebagai prasyarat mengikuti ujian
  3. Jika terlambat lebih dari lima belas (15) menit maka yang bersangkutan tidak diperkenankan mengikuti kuliah kecuali ada alasan syar’i dengan meminta surat izin di kantor.
  4. Dosen/staf pengajar bertanggung jawab terhadap absensi, dan membaca daftar absen pada setiap jam kuliah.
  5. Selama jam kuliah mahasiswa tidak diperkenankan meninggalkan ruangan kuliah kecuali untuk kepentingan mendesak, baik ketika ada dosen atau tidak ada dosen.
  6. Jika mahasiswa absen selama dua minggu berturu-turut atau sering absen tanpa alasan yang dapat diterima, maka mahasiswa bersangkutan akan diberi peringatan. Jika tidak mengindahkan peringatan tersebut, maka Ma’had dapat memberhentikannya.
  7. Jika mahasiswa absen pada mata kuliah tertentu lebih dari 25% dari keseluruhan jam kuliah, maka yang bersangkutan tidak diperkenankan mengikuti ujian untuk mata kuliah tersebut.
Tindak Pidana, Tindak Kekerasan Dan/ Atau Perbuatan Melanggar Hukum
  1. Segala bentuk tindak pidana, tindak kekerasan dan/ atau perbuatan melanggar hukum yang merugikan orang lain adalah menjadi tanggungjawab mahasiswa yang bersangkutan dan diserahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib
  2. Lembaga Bahasa Arab dan Studi Islam Ma’had Abdurrahman Bin ‘Auf Universitas Muhammadiyah Malang sama sekali tidak bertanggung jawab atas segala bentuk tindak pidana, tindak kekerasan dan/ atau perbuatan melanggar hukum yang dilakukan oleh mahasiswa, dan secara otomatis yang bersangkutan dinyatakan drop out dari Ma’had, tanpa ada hak untuk menggugat.


Baca Juga: | Mewaspadai Makar Kaum Kuffar | Hakekat Malu | Membangun Keseriusan
loading kolom komentar, silahkan tunggu...