Memahami Keutamaan Al-Quran

Oleh: Ali Wafa, Lc 2019-12-20

Setiap orang akan bertindak atau melakukan sesuatu sesuai dengan prinsip dan aturan yang dia yakini. Seseorang akan memutuskan suatu masalah bedasarkan pertimbangn yang ia kaji. Setiap manusia akan bersikap, berfikir, mengajak dan mempengaruhi orang lain sejalan dengan apa yang mereka saksikan di lingkungan mereka dan sesuai dengan apa yang mereka baca; baik buku maupun membaca fenomena yang terjadi di hadapan mereka.

Artinya pola pikir, sikap dan tindakan seseorang sangat di pengaruhi oleh apa yang dia saksikan, apa yang dia baca,dan apa yang dia yakini.

Namun jika dia adalah seorang muslim maka seharusnya dia menjadikan Al-Quran sebagai rujukan, prinsip, dan pedoman di dalam berfikir, bersikap dan bertindak. Karena hanya dengan berpegang teguh pada al-Quran dan al-Hadits-lah umat Islam bisa selamat dan tidak tersesat. Dengan keduanya umat Islam bisa lebih unggul dan lebih maju dari umat-umat yang lain.

Rasulullah sallallhu `alaihi wa sallam, bersabda:
تركت فيكم أمرين ما إن تمسكتم بهما لن تضلوا أبدا: كتاب الله وسنة رسوله
"Aku tinggalkan pada kalian dua perkara yang apabila kalian berpegang teguh kepada keduanya maka, tidak akan pernah tersesat selamanya...”

Allah subhanahu wata`ala berfirman : " Bulan ramadhan dalah bulan yang didalamnya diturunkan al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia, dan penjelasan-pengelasan tenyang petunjuk itu dan sebagai pembeda ( antara yang haq dengan yang batil )…… ( QS. Al baqoroh 185).

Namun di zaman sekarang ini kita menyaksikan berbagai fenomena dan kenyataan yang sangat memprihatinkan dan mengiris hati kita sebagai umat Islam, dimana begitu banyak dari orang-orang yang mengaku islam tetapi tidak bisa membaca alquran dan tidak berusaha belajar untuk bisa. Ada juga yang sudah bisa membaca dengan lancar tetapi tidak pernah atau jarang memnyentuh dan menbaca al-Quran. Apalagi mengamalkannya.

Sebuah pemandangan dan kenyataan yang menyayat hati. Pilu, resah, geram, marah dan malu menyatu menguras air mata dan mengguncang rasa keimanan. Seharusnya semua itu tidak terjadi...! 

Jika Seorang muslim tidak mengenal kitabnya, tidak membacanya, dan tidak memahaminya, lalu dari mana dia akan mengambil aturan-aturan dan pedoman dalam hidupnya....? dari maka dia akan mengambil petunjuk dan tuntunan dalam mengarungi bahtera kehidupan.....? jika jawabannya adalah selain al-Quran maka jelas ia akan tersesat selamanya.

Fenomena ini terjadi disebabkan oleh banyak faktor di antaranya adalah lemahnya iman, kebodohan serta ketidak tahuan umat islam sendiri terhadap manfaat dan tujuan al-Quran diturunkan. Oleh karena itu kita sangat perlu untuk mengetahui firman-firman Allah dan sabda-sabda Rasulullah yang berkenaan dengan manfaat dan tujuan Al-Fenomena ini terjadi disebabkan oleh banyak faktor di antaranya adalah lemahnya iman, kebodohan serta ketidak tahuan umat islam sendiri terhadap manfaat dan tujuan al-Quran diturunkan. Oleh karena itu kita sangat perlu untuk mengetahui firman-firman Allah dan sabda-sabda Rasulullah yang berkenaan dengan manfaat dan tujuan Al-Quran.

  1. Alquran diturunkan untuk di baca.
    Ayat al-Quran yang pertama turun adalah  ayat tentang perintah membaca. Allah berfirman: " Bacalah dengan nama tuhanmu yang telah menciptakan . menciptakan manusia dari segumpal darah….." ( QS al-`Alaq 1-2 )

    Maka membaca Al-quran bagi setiap muslim hukumnya wajib, tidak ada alasan bagi siapapun yang telah mengikrarkan dirinya sebagai muslim untuk tidak belajar membaca Alquran.
    Rasulullah sallallahu `alaihi wasallam bersabda :
    عن أبي أمامة رضي الله عنه قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: اقرؤوا القرآن فإنه يأتي يوم القيامة شفيعاً لأصحابه ( رواه مسلم.)
    "Bacalah alquran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai penolong bagi yang membacanya".

  2. Al-Quran diturunkan untuk di tadabburi
    Allah subhanahu wata`ala berfirman :
    كتاب انزلناه إليك مبارك ليدبروا آياته وليتذكر أولو الألباب ( ص 29 )
    "Ini ( al-qurqn) adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang memiliki pikiran".

    Ayat ini adalah dalil tentang wajibnya memahami makna dan kandungan al-Quran. Setiap muslim harus berusaha semaksimal mungkin untuk bisa memahami kandungan al-Quran sehingga tahu arah dan tujuan dari hidupnya, dan hidupnya tidak sia-sia.

  3. Alquran diturunkan untuk diamalkan
    Allah subhanahu wata`ala berfirman:
    وَهَذَا كِتَابٌ أَنزلْنَاهُ مُبَارَكٌ فَاتَّبِعُوهُ وَاتَّقُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ (155)
    " dan Al-Quran itu adalh kitab yang kami turunkan dengan penuh berkah, maka ikutilah ia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat".

    Artinya bagi setiap muslim wajib mengikuti aturan-aturan yang di tetapkan oleh Allah subhanahu wata`ala dalam Al-Quran  secara kaffah atau menyeluruh.

Ancaman bagi siapa yang  berpaling dari Al-Quran

Allah subhanahu wata`ala mangancam dengan siksaan yang pedih bagi siapa saja yang brpaling dan tidak mengamalkan Al-Quran dalam kehidupannya.

Allah subhanahu wata`ala berfirman :

ومن أعرض عن ذكري فإن له معيشة ضنكا ونحشره يومالقيامة أعمى.
"Barang siapa yang berpaling dari Al-Quran maka sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit dan akan kami kumpulkan pada hari kiamat dalam keadaan buta”  ( QS Thaha, 124-125)

Rasulullah sallallahu `alaihi wsallam bersabda :
وعن عمر بن الخطاب رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: إن الله يرفع بهذا الكتاب أقواماً ويضع به آخرين رواه مسلم
"Sesungguhnya allah meninggikan ( kedudukan ) suatu kaum dengan Alquran dan menghinakan sebuah kaum dengan Al-Quran" ( HR. Muslim )

Faedah – faedah membaca dan mempelajari Al-Quran

Pertama : menjadi umat terbaik :
Raasulullah bersabda :
(وعن عثمان بن عفان رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: خيركم من تعلم القرآن وعلمه( رواه البخاري.
"Sebaik – baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya" ( HR.muslim )

Kedua : Mendapat syafaat di hari kiamat :
عن أبي أمامة رضي الله عنه قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: اقرؤوا القرآن فإنه يأتي يوم القيامة شفيعاً لأصحابه ( رواه مسلم.)
"bacalah alquran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai penolong bagi yang membacanya".

Ketiga: Dikumpulkan bersama para malaikat yang mulia
وعن عائشة رضي الله عنها قالت: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ”الذي يقرأ القرآن وهو ماهرٌ به مع السفرة الكرام البررة، والذي يقرأ القرآن ويتتعتع فيه وهو عليه شاقٌ له أجران“ متفقٌ عليه.
"rang yang membaca Al-Quran dan dia lancar membacanya maka ( akan dikumpulkan ) dengan para malaikat yang mulia, dan orang yang membaca al-Quran tetapi dia masih terbata-bata maka baginya dua pahala". ( Muttafaq `alaih).

Keempat : dilipatgandakan pahalanya dalam setiap huruf yang di baca.
Rasulullah sallallahu `alaihi wasallam bersabda:
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: من قرأ حرفاً من كتاب الله فله حسنةٌ، والحسنة بعشر أمثالها لا أقول: ألم حرفٌ، ولكن: ألفٌ حرفٌ، ولامٌ حرفٌ، وميمٌ حرفٌ (رواه الترمذي )
"Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-Quran maka baginya satu kebaikan dan kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat, aku tidak mengatakan الم satu huruf tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf (HR. tirmidzi ).

Wallahu a`lam bisshowab.


Share this post
Baca Juga: | Membangun Keseriusan | Syukur adalah Ruh Keimanan | Teknologi dan Kenyamanan Hidup